"jangan bermain api di ladang yang tandus." mungkin itu gambaran yang tepat untukku saat ini. sangat rapuh.
aku ingat betul dimana aku menjadi seorang yang begitu periang, mempunyai banyak teman, bahkan aku tidak benar-benar tau sedih dan penderitaan itu seperti apa. satu-satunya yang membuatku bersedih adalah ketika putus dengan pacar. aku ingat betul, aku bersedih hanya sekitar 2 jam. pada saat itu akupun merasa heran pada diriku sendiri dan berpikir bahwa, apa ini normal?
tentu saja, pikiran tersebut tidak menggangguku karena aku tidak memikirkannya lebih dalam. karena aku hanya sibuk bernyanyi dan berjoget di depan kaca diiringin musik dalam ponsel. dan makanan yang enak tidak terlewatkan.
saat ini aku baru menyadari, bagimana kamu bisa sedih jika kamu mempunyai semua apa yang kamu butuhkan.
kamu memiliki ibu dan bapak yang hobinya bercanda, memiliki pekerjaan, pendidikan yang lancar, uang yang cukup, makanan yang enak, teman yang banyak dan pria-pria yang selalu berkata "here, im here."
Komentar
Posting Komentar