Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022
malam itu dia disampingku, kami mencoba untuk tidur. "kamu tau gak, kalo aja dulu aku punya banyak uang. anakmu, janin yang ada di perutku akan aku bawa kabur dan aku besarkan sendirian." ucapku sambil menatap langit-langit kamar. sontak dia menarik tanganku dan memeluk ku dengan erat dan berkata "jangan pernah ngomong kaya gitu, jangan!" aku hanya terdiam, tidak mengetahui apa maksud dari perkataannya. pikiranku melayang, membayangkan bagaimana rasanya hidup berdua dengan anakku sendiri. menggenggam tangan kecil atau mencium baunya. membayangkan rasanya menjadi seorang ibu. hal yang selalu aku inginkan.