Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022
kemabokan setelah minum alkohol adalah hal yang tidak menyenangkan. 7.34 aku mengambil handphone dan menuliskan pikiran sampah ini. pagi ini aku hanya berbaring di tempat tidur dan merasakan perut yang tidak enak setelah semalam minum terlalu banyak. kaki terasa pegal. mungkin karena semalam aku mospit dilanjut dengan tarian pengusir mandor yang biasa jamet kuproy bawa. aaaaak aku lelah, ingin makan tapi gak enak perut. karena terlalu banyak minum semalam dalam perjalanan pulang temanku menyarankan "ren keluarin aja, coloook!" dengan kepala yang masih berputar aku menjawab "gimana caranya, gw belum pernah." akhirnya kita berhenti di depan salah satu kampus. aku jongkok kemudian memasukan jari ke dalam mulutku. "keluarin ren, keluarin." temanku menyemangati sambil memijat leher belakangku. akhirnya beberapa kali sesuatu keluar dari mulutku. entah apa, karena kondisinya saat itu gelap. setelah merasa cukup akhirnya kami pulang. tapi tentu saja pandanganku be...
tadi malam terjadi hal yang cukup unik. dimana aku terbangung ditengah mimpi karena selimut yang aku gunakan tidak menutup badanku dengan baik, sehingga aku merasa kedinginan. hal yang menarik adalah aku tidak bermimpi buruk hahaha biasanya ketika aku kedinginan, aku selalu bermimpi hal yg menakutkan. sudah dapat di pastikan. namun tadi malam berbeda. aku percaya bahwa mimpi dapat menjadi tolak ukur untuk jiwa seseorang.
"jangan bermain api di ladang yang tandus." mungkin itu gambaran yang tepat untukku saat ini. sangat rapuh. aku ingat betul dimana aku menjadi seorang yang begitu periang, mempunyai banyak teman, bahkan aku tidak benar-benar tau sedih dan penderitaan itu seperti apa. satu-satunya yang membuatku bersedih adalah ketika putus dengan pacar. aku ingat betul, aku bersedih hanya sekitar 2 jam. pada saat itu akupun merasa heran pada diriku sendiri dan berpikir bahwa, apa ini normal? tentu saja, pikiran tersebut tidak menggangguku karena aku tidak memikirkannya lebih dalam. karena aku hanya sibuk bernyanyi dan berjoget di depan kaca diiringin musik dalam ponsel. dan makanan yang enak tidak terlewatkan. saat ini aku baru menyadari, bagimana kamu bisa sedih jika kamu mempunyai semua apa yang kamu butuhkan. kamu memiliki ibu dan bapak yang hobinya bercanda, memiliki pekerjaan, pendidikan yang lancar, uang yang cukup, makanan yang enak, teman yang banyak dan pria-pria yang selalu berkata ...
kemarin malam aku sempat berpikir "kayanya aku bakalan mati cepet." setelah 2 minggu lebih tidak bisa memejamkan mata pada malam hari. terkadang aku tidur pada pukul 12 siang dan bangun ketika adzan magrib. tidak merasakan cahaya matahari, bangun dengan tulang yang terasa sakit dan kesedihan yang tak kunjung henti. ada hari dimana ketika aku menangis sendirian karena badanku yang sudah tidak karuan dan terlalu banyak beban yang menumpuk. jam 9 malam aku mengabari temanku gina bahwa aku akan menginap dirumahnya. namun ketika sudah bersiap untuk pergi, aku seolah tidak punya energi. yang ku lakukan hanya berbaring diatas tempat tidur. dadaku begitu sesak hingga aku tak bisa memikirkan salah satu alasannya. karena begitu banyak beban dalam otakku, semuanya silih berganti. akhirnya semua pecah, malam itu aku menangis. diselingi rintihan meminta tolong terus-menerus, meskipun entah pada siapa. yang jelas aku benar-benar tidak bisa menanggung sesak di dada. orang bilang, menangis b...
terlalu banyak yang ingin aku tuangkan. lagi-lagi menulis merupakan cara terbaik agar semua tak tertumpuk dipikiran. seolah sedang bercengkrama, namun tanpa takut akan ada cibiran atau hal lain yang membuat kepalaku semakin penat. atau terkadangang aku bisa melukiskan semua lebih indah dengan tulisan. apa ini juga yang dirasakan seorang musisi? ada seorang penyanyi yang bilang "aku seperti telanjang dalam karya-karyaku." apakah perasaaan ini yang mereka rasakan? kali ini aku bersyukur, aku menemukan cara untuk mengurangi beban yang ada dipikiran. hal lain yang terlintas ketika mengingat kata syukur yaitu kucing, haha. aku sangat bersyukur tuhan menciptakan mahluk kecil yang begitu menggemaskan. pupil yang besar, bulu yang lembut, tingkah yang tak pernah gagal untuk membuatku tertawa.