kabar dari kawan.
sore ini seorang teman lama mengirimkan sebuah foto dalam pesan whatsapp. terlihat seorang pria bertubuh kurus terbaring di atas kasur lantai.
dia hanya memberikan pesan singkat "udah tau belum?"
ternyata pria dalam foto tersebut adalah ipul, teman satu angkatan ketika aku berada di sekolah menengah pertama. pria yang sopan dan yg tidak pernah kasar kepada wanita.
aku dengar bahwa dia sedang tertimpa musibah. kawan kami sakit dan bolak-balik dirawat di rs, sedangkan istrinya sedang dalam kondisi hamil. sehingga teman satu angkatan menggelar donasi untuk membantu ipul.
membayangkan kondisi hidup yang mereka jalani, aku tidak bisa membayang rasa sakit yg mereka alami. dan yang lebih menyakitkan, aku tidak bisa membantu meringankan beban. aku ingin menangis, tapi sepertinya mata ini sudah lelah untuk terus melakukan hal yang sama. aku merasa tidak berguna dan sedih. ingin rasanya membantu namun mengingat kondisiku sendiri yang hari ini bisa makan saja aku sudah bersyukur.
aku tidak tau, apakah aku bisa menebus ini semua? menebus rasa bersalahku karena tidak bisa membantu orang lain.
aku hanya berdoa pada tuhan, jika memang aku adalah orang yang tepat untuk dititipkan harta. aku ingin membantu dan memberi kehidupan untuk orang-orang. tapi jika orang itu bukanlah aku, tolong bukakanlah pintu hati mereka.
saat ini aku hanyalah seorang pemimpi yang ingin bisa menolong orang-orang. kini tugasku hanya berusaha. dan aku percaya, tuhan bersama orang-orang yang berusaha.
Komentar
Posting Komentar